Langsung ke konten utama

Sejarah Perbankan Amerika Serikat

Sejarah Perbankan AS 
dimulai sejak The FED terbentuk, mereka adalah orang - orang yang paling berpengaruh dalam Sektor Ekonomi di negara Adidaya tersebut.




    Singkatan FED ( Federar Reserve Act )pendiriannya ditetapkan pada 23 Desember 1913, yaitu pada masa kepemimpinan Presiden Woodrow Wilson.

    Tujuannya utamanya adalah untuk menjaga Stabilitas Perekonomian dan keuangan negara. Namun pada saat itu FED hanya dianggap Sebagai Instituitor minor yang dikelola dibawah kendali Presiden dan Departement Keungan ( The United States Departement of the Treasury ).

    Di Era tersebut adalah era pasca Perang Sipil dengan terjadinya Resesi Ekonomi  ( The Great Depressions)Amerika menggunakan Emas untuk menilai Kurs Uang. 

    Pada Masa Perang Dunia II, The FED berperan dalam penyedian Dana Perang, melalui pengurangan cadangan wajib bagi bank komersial, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai biaya perang.

    The FED juga menurunkan suku bunga pinjaman untuk kepentingan utang pemerintah, Setelah perang berakhir, muncul gagasan agar secara organisatoris dan kewenangan, The FED bisa Independen (tidak berpihak) dalam menetapkan Kebijakan Moneter.

    Pada 4 Maret 1951, terjadi kesepakatan antara The FED dengan Departemen Keuangan AS dengan melalui berbagai Diskusi, hasil dari kesepakatan tersebut tertuang dalam The Treasury Federal Reserves Accord. yang meneguhkan independensi The FED dalam kebijakan moneter, sekaligus menjadi awal Berdirinya Tonggak Modernisai The FED seperti yang kita lihat saat ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah - Istilah Dalam Bank Syari'ah

Istilah - Istilah Dalam Bank Syari'ah Ada sejumlah prinsip dalam Islam yang mendasari produk dan kegiatan perbankan syariah. Apa saja itu? 1.  Mudharabah Adalah akad kerja sama antara  shahibul maal  (pemilik modal) dan  mudharib  (pengelola dana) yang pembagian keuntungannya berdasarkan bagi hasil menurut kesepakatan awal. Apabila usaha yang dijalankan mengalami kerugian, seluruh kerugian ditanggung  shahibul maal , kecuali ditemukan adanya kelalaian atau kesalahan yang diperbuat  mudharib , seperti penyelewengan, kecurangan, dan penyalahgunaan dana. Prinsip  mudharabah  dibagi menjadi dua, yakni  mudharabah mutlaqah  dan  mudharabah muqayyadah . 2.  Musyarakah Musyarakah adalah akad kerja sama di antara dua atau lebih  shahibul maal  untuk mendirikan usaha bersama dan bersama-sama mengelolanya. Perihal keuntungan dibagi sesuai kesepakatan, sedangkan kerugiannya ditanggung menurut kontribusi modal ...

Jenis - Jenis Mudharabah

3 Jenis Akad Mudharabah dalam Syariah Beserta Dasar Hukumnya Dalam melakukan transaksi syariah ada yang dikenal dengan nama akad mudharabah, mungkin teman-teman ada yang belum mengetahui jenis-jenis dari akad mudharabah. Pengertian Akad Mudharabah Mudharabah berasal dari kata  adhdharby fi  yaitu bepergian untuk urusan dagang atau qiradh yang berasal dari kata alqardhu yang berarti potongan, karena pemilik memotong sebagian hartanya untuk diperdagangkan dan memperoleh sebagian keuntungan.  Akad mudharabah merupakan suatu transaksi investasi yang berdasarkan kepercayaan-kepercayaan merupakan unsur terpenting dalam akad mudharabah, yaitu kepercayaan dari pemilik dana kepada pengelola dana. Mudharabah terbagi menjadi tiga jenis yaitu: 1. Mudharabah Muthlaqah Mudharabah Muthlaqah merupakan mudharabah dimana yang mempunyai dana memberikan kebebasan kepada pengelola dana untuk kegiatan pengelolaan Mudharabah biasa disebut juga investasi tidak terikat. Mudh...

Perbedaan Bank Syari'ah dengan bank Konvensional

Perbedaan Bank Syariah dengan Bank Konvensional Beda Bank Syari'ah dengan Bank Konvensional adalah di Prinsip yang di gunakan, Bank Konvensional menggunakan sistem bunga berbeda dengan Bank Syari'ah yang didasarkan Hukum Islam. Bunga tidak ada di Bank Syari'ah karena itu dianggap Riba. tetapi mereka menggunakan Akad    Manfaat menggunakan Bank Syari'ah : 1. Terhindar d ari Riba    Keuntungan pertama dari melakukan transaksi keuangan di bank syariah adalah terhindar dari riba. Karena di dalam Islam, riba hukumnya haram dan wajib ditinggalkan. Dengan menabung uang di bank syariah, akan menghindarkan Anda dari dosa riba. 2. Berdasarkan Syariah Islam    Manfaat kedua dari menabung di bank syariah adalah Anda juga turut serta dalam melaksanakan syariah Islam dan telah melakukan  muamalah  berdasarkan Islam. Hal ini tentu akan menghadirkan pahala bagi mereka yang melakukannya. 3. Keuntungannya Diberikan berdasarkan Bagi Hasil ...